Jendela Pustaka
Sains sehari-hari, dipetik dari pustaka yang masih segar.
Banyak pengetahuan baik tersimpan rapi di rak-rak jurnal, menunggu dibaca. Di sini jendelanya kami buka pelan-pelan, supaya cahayanya sampai ke dapur, ke halaman rumah, dan ke obrolan kita sehari-hari.
Setiap cerita bersumber dari artikel ilmiah tepercaya yang terbit dalam lima tahun terakhir, dan sumbernya selalu kami sertakan, agar siapa pun bisa ikut menengok aslinya.
Seri Jendela Pustaka
Seri 7 · Cerita terbaru
Apa yang Terjadi pada Penderita Diabetes, dan Mengapa Perlu Insulin?
Setelah makan, sel beta melepas insulin agar gula masuk ke sel. Pada diabetes, cara itu terganggu. Disarikan dari Chandrasekaran & Weiskirchen (2024), Siew & Zhang (2021), dan sembilan artikel lain.
Baca ceritanya
Sumber asli Seri 7: doi:10.3389/fendo.2013.00037, doi:10.3390/ijms26209882, doi:10.3389/fimmu.2021.756548, doi:10.1007/s13300-023-01468-4, doi:10.3389/fendo.2023.1185656, doi:10.1007/s43152-024-00056-3, doi:10.1042/BST20221066, doi:10.1016/j.tem.2010.12.001, doi:10.1186/s40643-021-00419-w, doi:10.1530/EC-15-0044, doi:10.3389/fphar.2023.1301931
Seri 6
Kenapa Kota Lebih Gerah dari Desa?
Beton dan aspal menyimpan panas matahari, sehingga kota lebih hangat daripada desa di sekitarnya. Disarikan dari Ali dkk. (2023) dan Alonzo dkk. (2025).
Baca ceritanya
Sumber asli Seri 6: doi:10.3389/fbuil.2023.1292913, doi:10.48044/jauf.2025.023
Seri 5
Kenapa Kulit Makin Gelap?
Warna yang muncul beberapa hari setelah berjemur adalah jawaban sel-sel kulit atas DNA yang rusak. Disarikan dari Chen dkk. (2014), Slominski dkk. (2022), dan tiga artikel tinjauan lain.
Baca ceritanya
Sumber asli Seri 5: doi:10.1038/jid.2014.161, doi:10.3389/fonc.2022.842496, doi:10.3390/ijms17071144, doi:10.1111/j.1751-1097.1996.tb02988.x, doi:10.35790/jbm.2.1.2010.837
Seri 4
Mata Kita Berair Saat Bawang Dipotong
Air mata itu hanya sebagian kecil dari cara bawang menjaga dirinya, bahkan sebelum ada yang melukainya. Disarikan dari Cho dkk. (2024), Frontiers in Plant Science.
Baca ceritanya
Sumber asli Seri 4: doi:10.3389/fpls.2024.1488553
Seri 3
Kenapa Apel Bisa Cokelat Setelah Dipotong?
Enzim di dalam buah hanya menjalankan langkah pertama. Warna cokelat muncul dari reaksi-reaksi sesudahnya. Disarikan dari Tilley dkk. (2023), Current Research in Food Science.
Baca ceritanya
Sumber asli Seri 3: doi:10.1016/j.crfs.2023.100623
Seri 2
Kenapa Adonan Bisa Mengembang?
Ragi memecah gula, melepas gas, dan membuat adonan naik. Tetapi gula yang terlalu banyak justru membuatnya kewalahan. Disarikan dari Timmermans dkk. (2022), Foods.
Baca ceritanya
Sumber asli Seri 2: doi:10.3390/foods11101388
Seri 1
Daun Pohon di Kota Ternyata Punya Penghuni
Bakteri di daun dan tanah di lubang batang pohon kota ternyata ikut mengurai polutan dari asap kendaraan. Disarikan dari Gandolfi dkk. (2024), Frontiers in Microbiology.
Baca ceritanya
Sumber asli Seri 1: doi:10.3389/fmicb.2024.1470376
-
Sains di Dapur
Mengapa adonan mengembang dan sayur bisa layu.
2 cerita -
Tubuh Kita
Cerita kecil tentang cara tubuh bekerja dan menjaga dirinya.
3 cerita -
Halaman Rumah
Tanaman, serangga, dan tanah yang diam-diam bekerja di sekitar kita.
1 cerita -
Alam dan Iklim
Hujan, hutan, dan bumi yang sedang berubah.
1 cerita
Ikuti ceritanya di Instagram @turistah.online
Setiap cerita di Jendela Pustaka kami rangkai kembali menjadi gambar-gambar sederhana di Instagram @turistah.online. Seperti benih yang dibawa angin, kami ingin ilmu tidak hanya diam di rak-rak jurnal, tetapi singgah di layar siapa saja, dibaca sambil menunggu senja, lalu dibagikan kepada orang-orang tersayang. Dari tangan ke tangan, pengetahuan tumbuh pelan-pelan dan menjadi milik kita bersama.
Kunjungi @turistah.onlineHak cipta
Setiap cerita di Jendela Pustaka ditulis ulang dengan kata-kata Turistah dari artikel ilmiah berakses terbuka, dan selalu menyebut serta menautkan sumber aslinya. Hak cipta artikel tetap milik para penulis dan penerbitnya, sesuai lisensi masing-masing. Teks cerita, sampul, ilustrasi, dan desain di laman ini © 2026 Turistah. Boleh dibagikan untuk belajar dengan menyebut Turistah sebagai sumbernya.
Satu jendela dibuka untuk satu cerita. Kami menulisnya pelan-pelan, supaya benar dulu, baru kemudian indah.